Polri Hadir untuk Petani, BRIGPOL Dora Saputra Sosialisasikan Program KUR dan Serap Hasil Panen

OKU Selatan – Dalam upaya mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan serta mewujudkan swasembada pangan nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Simpang, BRIGPOL Dora Saputra, melaksanakan kegiatan pengecekan lahan tanaman jagung sekaligus sosialisasi kepada para petani di Desa Damarpura, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, Senin (08/06/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut dilaksanakan di lahan pertanian jagung milik warga binaan. Pada kesempatan itu, BRIGPOL Dora Saputra melakukan pemantauan secara langsung terhadap perkembangan tanaman jagung yang saat ini menjadi salah satu komoditas unggulan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Dalam dialog bersama para petani, BRIGPOL Dora Saputra menyampaikan bahwa Polri melalui jajaran Polsek Simpang terus berupaya memberikan pendampingan kepada masyarakat, khususnya petani jagung, agar dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperoleh akses permodalan yang lebih mudah.

Selain melakukan pengecekan lahan, BRIGPOL Dora Saputra juga memberikan sosialisasi mengenai program pembinaan petani jagung yang saat ini tengah didorong oleh Polri. Para petani yang berminat menjadi binaan Polsek Simpang diberikan informasi terkait kemudahan akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank BRI sebagai modal usaha pertanian.

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa petani jagung berkesempatan memperoleh pinjaman modal usaha hingga Rp15.000.000 untuk pengelolaan lahan seluas satu hektar dengan suku bunga ringan sebesar 0,5 persen. Program ini diharapkan mampu membantu petani dalam memenuhi kebutuhan modal tanam, mulai dari pengadaan benih, pupuk, hingga biaya perawatan tanaman.

Tidak hanya itu, BRIGPOL Dora Saputra juga menyampaikan bahwa Polsek Simpang siap membantu petani dalam pemasaran hasil panen jagung. Petani dapat menjual hasil panennya melalui koordinasi dengan Polsek Simpang untuk selanjutnya disalurkan ke Bulog dengan harga Rp6.400 per kilogram, dengan ketentuan kadar air jagung di bawah 14 persen.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Polri dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus memberikan kepastian pasar bagi petani sehingga hasil panen dapat terserap dengan baik dan memberikan keuntungan yang maksimal bagi masyarakat.

Para petani menyambut baik kegiatan yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Simpang tersebut. Mereka mengaku terbantu dengan adanya informasi mengenai akses permodalan dan pemasaran hasil panen yang selama ini menjadi salah satu tantangan dalam usaha pertanian jagung.

Melalui kegiatan sambang dan pendampingan yang rutin dilakukan, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah-tengah petani juga menjadi wujud komitmen Polri untuk terus hadir memberikan solusi, pendampingan, serta motivasi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten OKU Selatan.